Mitos Keuangan Yang Aneh Tapi…

Mitos atau cerita yang belum pernah terjadi namun sering di percaya oleh masyarakat, sangat banyak dan beragam. Salah satunya mengenai keuangan. Namun mitos tersebut kadang bida terjadi hal yang mirip dalam kenyataan. Walaupun kejadian tersebut sangat kecil kemungkinannya. Dalam hal keuangan, mitos yang beredar di masyarakat juga banyak. Namun dalam hal ini enjoynews.online akan menyajikan 5 mitos tentang keuangan yang unik, namun kadang dapat terjadi walaupun sangat jarang.

1. Menikahlah maka kau akan kaya

Bagaimana caranya, dengan menikah bisa kaya? Sangat tidak relevan sebenarnya, namun hal ini banyak di percaya oleh masyarakat. Bagaimana caranya, seseorang yang menikah dapat berubah jadi kaya? Padahal setelah menikah akan lebih banyak bertambah pengeluaran. Sebelum menikah, ketika masih hidup sendiri, segala kebutuhan adalah tanggungan sendiri, setelah menikah tanggung jawab akan  bertambah, dan kebutuhan akan bertambah.

Sebenarnya yang terjadi adalah setelah menikah, seseorang akan lebih kontrol dan disiplin dalam hal mengatur keuangan. Hal ini terjadi, karena setelah menikah, rasa tanggung jawab akan meningkat. Sebelum menikah, seseorang cenderung akan lebih mudah untuk membelanjakan uangnya tanpa mempertimbangkannya, dan setelah menikah, segala sesuatunya akan di pertimbangkan. Ketika masih single bisa saja mengeluarkan uang untuk sesuatu hal yang tidak di butuhkan, sedangkan setelah menikah, tidak akan mengeluarkan uang untuk hal-hal tersebut, karena akan mempertimbangkan tanggung jawab yang telah bertambah. Setelah menikah juga, akan mendorong psikologis untuk bekerja semakin giat lagi dalam mencari uang. Karena tanggungjawab yang telah bertambah. Dalam segi mengatur keuangan juga akan lebih banyak perhitungan.

Baca Juga:

Didalam pernikahan pada umumnya, pembagian peran antara suami dengan sangatlah penting, biasanya suami akan bertanggungjawab untuk mencari uang sebanyak-banyaknya, dan sang istri akan bertanggung jawab sebagai bendahara keuangan keluarga, karena istri cenderung lebih handal dalam mengatur pengeluaran. Istri lebih banyak pertimbangan dan lebih memahami kebutuhan saat ini, esok hari dan nanti. Sehingga keuangan akan lebih terkontrol dan dapat lebih hemat dan menyimpan uang dibandingkan sebelum menikah.

2. Pernikahan anak sulung dengan bungsu akan menjadikan keluarga kaya

Hal ini juga sebenarnya hanya mitos belaka. Sebenarnya yang terjadi adalah tidak lepas dari karekter anak sulung yang cvenderung lebih bertanggungjawab dalam segala hal, lebih baik dalam hal manjemen keuangan, karena sudah terbiasa mengatur adik-adik nya. Sedangkan yang bungsu, dari lahir sudah terbiasaya nurut dengan kakak-kakaknya, sehingga juga akan menurut kepada pasangannya. Hal ini akan menjadi perpaduan pasangan yang sangat cocok dan saling melengkapi.

Anak sulung berjiwa pekerja keras, tak lelah mencari uang, anak bungsu suka menabung, tak gemar foya-foya, kebayang kan kalau anak bungsu dan anak sulung jadi pasangan. Setahun aja mungkin bakal punya rumah dan kebutuhan investasinya terpenuhi semua. Pasangan ini akan lebih kompak dalam hal mengatur keuangannya. Karena karakter masing-masing saling melengkapi. Sehingga akan meningkatkan kemungkinan akan menjadi kaya.

==>> Halaman Berikutnya<==

Comments (No)

Leave a Reply